Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, pelayanan publik berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat maritim dan ekowisata berkelanjutan di jantung Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Terbagi dalam 3 Wilayah Dusun
Kec. Wangi-Wangi Selatan
Berbasis SDGs Desa & Ekonomi Biru
& Perikanan Tangkap Berkelanjutan
Perpaduan kearifan lokal masyarakat bahari Pulau Wangi-Wangi dengan semangat kemajuan desa modern di Kabupaten Wakatobi.
Desa Numana merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara dengan kode pos resmi 93795. Masyarakat Desa Numana mayoritas berasal dari suku asli Wakatobi yang menjunjung tinggi kearifan lokal bahari dan tradisi gotong royong yang masih sangat kental.
Sebagai bagian dari gugusan Kepulauan Wakatobi yang mendunia, Desa Numana dikaruniai bentang laut yang eksotis dan perairan yang subur. Sektor perikanan tangkap dan budidaya rumput laut menjadi urat nadi utama perekonomian masyarakat setempat.
Di sepanjang jalan utama desa (Jl. Poros Liya), berdiri Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Wakatobi, yang menjadikan Desa Numana berada pada posisi strategis dalam kolaborasi pelestarian ekosistem terumbu karang dan laut Wakatobi.
Sejarah berdirinya Desa Numana tidak terlepas dari panjangnya peradaban masyarakat maritim di Pulau Wangi-Wangi (Wanci) serta kedekatan kultural dan historis dengan nilai-nilai ketatanegaraan Kesultanan Buton di masa lampau, khususnya di kawasan Mandati dan Liya.
Pada mulanya, wilayah Numana merupakan kawasan permukiman pesisir tempat para pelaut dan nelayan tradisional bersandar serta menggantungkan hidup pada kekayaan hasil laut Wakatobi. Ikatan kekerabatan yang kuat membentuk tatanan sosial masyarakat pesisir yang harmonis.
Seiring dengan bergulirnya kebijakan otonomi daerah dan pemekaran Kabupaten Wakatobi, Numana dikukuhkan sebagai Desa Definitif di bawah administrasi Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Kini, Desa Numana bertransformasi menjadi desa yang adaptif terhadap digitalisasi pelayanan publik tanpa meninggalkan akar budaya bahari serta kearifan adat lokalnya.
Permukiman nelayan tradisional di pesisir selatan Pulau Wangi-Wangi dengan kearifan budaya maritim dan pengaruh Kesultanan Buton.
Penataan struktur pemerintahan desa resmi di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan pasca pembentukan Kabupaten Wakatobi.
Penerapan e-Government, transparansi APBDes, penguatan sentra rumput laut, dan ekowisata berbasis masyarakat (CBT).
Diselaraskan dengan arah kebijakan nasional SDGs Desa, Ekonomi Biru (Blue Economy), dan Keterbukaan Informasi Publik.
"Terwujudnya Desa Numana yang Mandiri, Sejahtera, Berbudaya, dan Berwawasan Lingkungan Melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Inovatif."
Menyelenggarakan pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, transparan, dan mengedepankan pelayanan prima berbasis digitalisasi bagi seluruh warga.
Mengoptimalkan potensi kelautan melalui peningkatan nilai tambah hasil perikanan tangkap, hilirisasi budidaya rumput laut unggulan, serta penguatan BUMDes.
Meningkatkan kualitas infrastruktur dasar desa yang ramah lingkungan dan tangguh terhadap mitigasi bencana pesisir seperti abrasi maupun gelombang ekstrem.
Mewujudkan akses pendidikan yang inklusif serta percepatan penurunan angka stunting melalui Posyandu aktif, perbaikan gizi anak, dan sanitasi lingkungan sehat.
Membangun ekowisata dan wisata bahari berkelanjutan yang dikelola langsung oleh masyarakat Desa Numana serta bersinergi dengan Taman Nasional Wakatobi tanpa merusak ekosistem terumbu karang.
Aparatur Pemerintah Desa Numana yang berintegritas dan siap melayani masyarakat. Catatan: Nama pejabat saat ini menggunakan nama jabatan dan siap disesuaikan dengan SK terbaru.
Keunggulan ekonomi maritim dan daya tarik wisata pesisir Desa Numana yang dikelola secara lestari bersama masyarakat.
Memiliki bentang garis pantai dengan panorama laut Wakatobi yang jernih dan tenang. Sangat ideal untuk ruang rekreasi keluarga, olahraga sore, serta titik fotografi matahari terbenam (sunset) terbaik di Wangi-Wangi Selatan.
Pengunjung dan peneliti dapat berinteraksi langsung dengan petani pesisir untuk mempelajari proses pengikatan bibit, perawatan di laut, panen, hingga penjemuran rumput laut tradisional yang menjadi kebanggaan Desa Numana.
Berada di zona Segitiga Terumbu Karang Dunia dan dekat Kantor SPTN Wilayah I Wakatobi, Numana menjadi titik tolak strategis untuk eksplorasi bawah laut, pengamatan lumba-lumba (Dolphin Watch), serta penyeberangan ke Pulau Kapota.
Menyajikan kelezatan kuliner tradisional khas Wakatobi seperti Kasuami hangat, ikan bakar segar hasil tangkapan nelayan lokal, parende, serta produk camilan olahan rumput laut karya ibu-ibu PKK & UMKM Desa Numana.
Wujud nyata pertanggungjawaban Pemerintah Desa Numana kepada masyarakat terkait pengelolaan anggaran desa dan regulasi resmi.
Daftar Peraturan Desa (Perdes) dan Peraturan Kepala Desa (Perkades) yang dapat diakses publik.
Kini warga Desa Numana dapat mengajukan permohonan surat pengantar maupun surat keterangan secara online dari rumah. Cukup isi formulir di samping, dapatkan nomor resi, dan ambil dokumen fisik yang telah siap di Kantor Desa.
Pastikan NIK sesuai KTP/KK warga Desa Numana dan nomor WhatsApp aktif.
Perangkat desa akan memproses dokumen dan mengesahkan tanda tangan Kepala Desa.
Anda akan dihubungi melalui WhatsApp saat surat telah siap diambil di Kantor Desa Jl. Poros Liya.
Pelayanan Administrasi Terpadu Desa Numana (Gratis / Tanpa Biaya)